Beginilah resiko kalau belajar sekaligus praktek alias learning by doing. Selalu ada resiko kesalahan di sana sini. Meski demikian selalu ada hikmah di balik musibah, selalu ada kemudahan dibalik kesulitan. Dengan mengalami masalah ini, saya malah membuka kembali kenangan lama ... eh ... file-file lama yang terpendam dalam flash disk dan belum sempat diutak-utik karena keburu tertutup oleh file-file baru. Soalnya saya termasuk tukang sedot WC ... eh ... sedot file alias download segala macam informasi yang saya anggap menarik (dan GRATIZ) dari internet, salah satunya template buat Blogger.
Sebagaimana kita tahu, template adalah serangkaian kode yang menentukan tampilan blog. Selain isi tulisan, tampilan blog bisa menjadi salah satu daya tarik orang untuk berkunjung ke blog dan bahkan menjadi pelanggan alias pembaca tetap. Di blogger sendiri sudah disediakan beberapa template standar, tapi sebagian pemilik blog ingin supaya tampilannya lebih menarik. Maka kemudian banyak bermunculan template blog buat Blogger. Bisa jadi jumlahnya mencapai ratusan atau bahkan ribuan. Biasanya template tersebut mudah diinstal karena tentu sudah dicoba sendiri oleh pembuatnya. Namun terkadang karena sesuatu hal, template yang hendak dipasang ternyata justru menimbulkan masalah. Seperti yang dialami tempat belajar ngeblog ini.
Pelajaran yang bisa dipetik dari kejadian ini:
1. jangan pernah lupa melakukan back up template yang hendak diganti.
2. sebelum dipasang di blog utama, sebaiknya dicoba di blog lain. Kita bisa membuat blog khusus di Blogger yang digunakan untuk mencoba-coba berbagai template. Sebagai informasi, kita bisa membuat sampai dengan 100-an blog di Blogger, GRATISS!
3. jangan lupa saat mencoba template semua gadget/page element yang ada di blog utama/yang templatenya mau diganti juga dipasang. Kalau berhasil, kode lengkap bisa didownload untuk digunakan di blog tersebut. Kalau gadget tidak sekaligus disertakan secara lengkap, maka ketika kode tersebut diupload, gadget lama akan terhapus. Selanjutnya harus pasang lagi satu demi satu.
4. baca petunjuk untuk menginstal template tersebut. kadang informasi ini disertakan dalam bentuk file txt (Read Me) kadang hanya disediakan lewat blog pembuatnya.
5. kayaknya itu saja ...